Kemendagri Dorong Disdukcapil Terapkan Layanan Terintegrasi
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 00:06 WIB
"Contohnya begini, ada pasangan menikah yang meminta layanan akta perkawinan nonmuslim dan pecah Kartu Keluarga (KK) dari orang tuanya. Maka pasangan tersebut bukan cuma mendapat satu akta perkawinan, melainkan mendapatkan juga dua e-KTP untuk suami istri tersebut. Selanjutnya terbit tiga KK yakni KK untuk pasangan itu, KK untuk orang tua suami, dan KK untuk orang tua istri," ujarnya.
Lebih lanjut Zudan mendorong agar setiap disdukcapil tidak bersikap seperti katak dalam tempurung. Dia meminta agar masing-masing disdukcapil saling melihat layanan di daerah lainnya untuk referensi perbaikan layanan.
(Baca juga: Layani E-KTP, Dukcapil Pastikan Tetap Buka Saat Hari Pencoblosan Pilkada ).
"Merasa sudah bagus padahal hanya lingkup lokal saja. Lihatlah daerah lain yang lebih berhasil. Dinas Dukcapil Provinsi DKI itu targetnya satu jam selesai untuk layanan dokumen kependudukan ," ungkapnya.
Lebih lanjut Zudan mendorong agar setiap disdukcapil tidak bersikap seperti katak dalam tempurung. Dia meminta agar masing-masing disdukcapil saling melihat layanan di daerah lainnya untuk referensi perbaikan layanan.
(Baca juga: Layani E-KTP, Dukcapil Pastikan Tetap Buka Saat Hari Pencoblosan Pilkada ).
"Merasa sudah bagus padahal hanya lingkup lokal saja. Lihatlah daerah lain yang lebih berhasil. Dinas Dukcapil Provinsi DKI itu targetnya satu jam selesai untuk layanan dokumen kependudukan ," ungkapnya.
(zik)
Lihat Juga :