Pasien COVID-19 Disarankan Konsumsi Protein dan Energi Lebih Tinggi
Kamis, 07 Mei 2020 - 20:07 WIB
Sementara yang dalam keadaan kritis, asupan gizinya berbeda lagi. Triyani mengajak masyarakat umum yang masih sehat dan orang dalam pemantauan (ODP) untuk mengkonsumsi makanan bergizi. Mereka, katanya, tetap membutuhkan zat gizi makro, seperti protein, karbohidrat, lemak, sayur, dan buah-buahan.
“Konsumsi makanan bergizi sangat penting dalam membentuk sistem kekebalan tubuh yang kuat. Sumber karbohidrat lain, seperti nasi dan jagung. Sumber protein, antara lain, daging, ayam, telur, tahu, tempe, dan kacang hijau,” tuturnya.
Triyani mengimbau masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi sayur dan buah. Contoh menu sarapan pagi adalah nasi putih, telur mata sapi, dan stop wortel. Penambahan energi dan protein perlakuannya tetap seperti biasa. Misal, menu terdiri dari nasi, sayur, buah, dan ikan 50 gram.
“Konsumsi ikan ditambah menjadi 100 gram agar asupan protein bertambah. Kemudian, energi yang tambahan sebanyak 13 persen bisa diperoleh dari nasi atau sumber karbohidrat lain,” pungkasnya.
“Konsumsi makanan bergizi sangat penting dalam membentuk sistem kekebalan tubuh yang kuat. Sumber karbohidrat lain, seperti nasi dan jagung. Sumber protein, antara lain, daging, ayam, telur, tahu, tempe, dan kacang hijau,” tuturnya.
Triyani mengimbau masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi sayur dan buah. Contoh menu sarapan pagi adalah nasi putih, telur mata sapi, dan stop wortel. Penambahan energi dan protein perlakuannya tetap seperti biasa. Misal, menu terdiri dari nasi, sayur, buah, dan ikan 50 gram.
“Konsumsi ikan ditambah menjadi 100 gram agar asupan protein bertambah. Kemudian, energi yang tambahan sebanyak 13 persen bisa diperoleh dari nasi atau sumber karbohidrat lain,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :