TGPF Intan Jaya Selesai Tugas, Pulihkan Kepercayaan Papua Pada Negara
Selasa, 20 Oktober 2020 - 15:18 WIB
Di kesempatan yang sama, mantan Duta Besar Indonesia di PBB, Makarim Wibisono menilai arti strategis upaya pemerintah ini dari sisi Hak Asasi Manusia (HAM). Menurutnya, cara penyelesaian yang dilakukan akan mampu memperbaiki nama Indonesia di bidang HAM, ditambah tokoh-tokoh yang terlibat di dalam tim dipercaya publik.
"Masyarakat merasa atau melihat bahwa pelanggaran HAM itu sebagai luka bangsa. Jadi adanya usaha dari pemerintah untuk membentuk TGPF menunjukan itikad dari pemerintah untuk memperjelas masalahnya itu," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, TGPF akan menyerahkan hasil temuan investigasi lapangan pada Rabu, 21 Oktober 2020. Penyerahan itu mundur dua hari dari yang telah ditentukan yakni, Senin (19/10/2020).
Ketua TGPF Benny Mamoto menuturkan, penyerahan hasil investigasi diundur lantaran pertimbangan jadwal Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang padat.
"Baru saja kami mendapatkan informasi dan jadwal dari Sesmenko Polhukam, bahwa tim diagendakan untuk bertemu Pak Menko pada hari Rabu lusa untuk menyerahkan hasil investigasi lapangan oleh TGPF Intan Jaya," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin (19/10/2020).
"Masyarakat merasa atau melihat bahwa pelanggaran HAM itu sebagai luka bangsa. Jadi adanya usaha dari pemerintah untuk membentuk TGPF menunjukan itikad dari pemerintah untuk memperjelas masalahnya itu," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, TGPF akan menyerahkan hasil temuan investigasi lapangan pada Rabu, 21 Oktober 2020. Penyerahan itu mundur dua hari dari yang telah ditentukan yakni, Senin (19/10/2020).
Ketua TGPF Benny Mamoto menuturkan, penyerahan hasil investigasi diundur lantaran pertimbangan jadwal Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang padat.
"Baru saja kami mendapatkan informasi dan jadwal dari Sesmenko Polhukam, bahwa tim diagendakan untuk bertemu Pak Menko pada hari Rabu lusa untuk menyerahkan hasil investigasi lapangan oleh TGPF Intan Jaya," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin (19/10/2020).
(abd)
Lihat Juga :