Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, IPR: Banyak Kebijakan Tak Berpihak Rakyat

Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:18 WIB
Kedua, lanjut dia, tentang demokrasi. Demokrasi saat ini hanya ada di atas kertas. Hanya ada dalam teori. Demokrasi hanya untuk elit, bukan untuk rakyat. Masyarakat kecil yang kritis banyak ditangkap. Tokoh-tokoh yang kritis juga banyak yang dilaporkan dan ditangkap.

Ujang menilai demokrasi mengalami kemunduran. Dan yang terkonsolidasi itu bukan demokrasi, tapi oligarki dan politik dinasti. (Baca juga: PKS Beberkan Kinerja Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin Setahun Terakhir )

Maka itu, ia mengingatkan untuk tidak melumpuhkan hukum untuk kepentingan kekuasaan. Tegakkan hukum untuk keadilan dan untuk membangun bangsa dan negara. Dan berdemokrasi tanpa penegakkan hukum yang baik, maka akan menjadi demokrasi kriminal.

"Dan jalankan demokrasi secara subtantif. Bukan demokrasi prosedural, yang berujung menuju demokrasi yang dikuasai kaum kriminal," kata analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia ini menandaskan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!