Ini Sebenarnya Fungsi Vaksin

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 11:05 WIB
Reisa tidak menafikan jika banyak masyarakat yang khawatir ketika diberi vaksin. Banyak hoaks terkait pemberian vaksin yang beredar di masyarakat, bahkan mengatakan pemberian vaksin dapat menyebabkan penyakit tertentu.

“Sebenarnya kita harus tahu vaksin itu terbuat dari apa, ada yang menggunakan kuman hidup yang sudah dilemahkan, seperti vaksin MMR, campak, gondong, rubella. Ada juga vaksin yang menggunakan kuman yang tidak aktif, seperti yang digunakan pada vaksin polio. Adalagi vaksin yang hanya menggunakan salah satu bagian dari virus seperti vaksin HPV. Vaksin yang dimasukkan ke tubuh itu hanya alat yang digunakan tubuh untuk membentuk kekebalan tubuh jadi vaksin itu tidak dapat menyebabkan penyakit itu sendiri,” jelasnya.

Ditambahkan Prof. Henri Subiakto, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika, proses untuk menghasilkan vaksin dan sampai pada penggunaan vaksin membutuhkan proses yang panjang dan perizinan yang berlapis. Artinya, tidak ada vaksin yang dibuat sembarangan dan dapat digunakan tanpa uji klinis dan perizinan resmi dari pemerintah.

“Banyak orang mendapatkan informasi tentang vaksin dari sejumlah media sosial yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Apalagi di masa wabah COVID-19 ini, banyak sekali hoaks soal vaksin bertebaran.”

Dikatakannya, masyarakat harus berhati-hati terhadap berbagai informasi terkait wabah penyakit yang ada di berbagai media sosial. Untuk menghindari hoaks sebaiknya kritis, lakukan konfirmasi dan upayakan bertanya pada para ahlinya.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!