BPIP dan BNPP Tangkal Radikalisme di Wilayah Perbatasan dengan Pancasila
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 10:36 WIB
Program penguatan karakter masyarakat perbatasan yang diinisiasi BNPP dalam rapat koordinasi kali ini merupakan bagian solusi mengatasi persoalan tersebut. Pasalnya, mengarusutamakan Pancasila bukanlah hal yang mudah, perlu kerjasama dan koordinasi yang terstruktur agar masyarakat di perbatasan dapat sepenuhnya menyadari nilai-nilai Pancasila.
Fahrurozi mengapresiasi upaya yang dilakukan BNPP dengan menggandeng BPIP dan instansi lain untuk menangani beragam persoalan yang mendera wilayah perbatasan.
"Ini merupakan kehormatan bagi BPIP untuk bisa mensosialisasikan secara konkret. Harapannya kerjasama yang dilakukan BPIP dengan BNPP ini bisa diimplementasikan," kata Fahrurozi.
Lanjut, menurutnya sosialisasi Pancasila yang dilakukan BPIP banyak melibatkan pihak, utamanya para pemangku kebijakan, dengan cara mengintegrasikan program yang dimiliki. Di instansi perguruan tinggi, misalnya, kebijakan kampus yang mendorong penguatan ideologi akan dikombinasikan dengan materi tentang Pancasila yang dirumuskan oleh BPIP.
Dengan cara seperti itu, lanjut Fahrurozi, maka upaya mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila akan lebih terstruktur. Siar Pancasila membutuhkan dukungan dan upaya semua pihak agar mudah terealisasikan. "Sejatinya tugas pengarusutamaan Pancasila bukan semata mata di emban BPIP, namun perlu sinergi semua pihak termasuk sinergi antar sesama masyarakat" kata Fahrurozi.
Fahrurozi mengapresiasi upaya yang dilakukan BNPP dengan menggandeng BPIP dan instansi lain untuk menangani beragam persoalan yang mendera wilayah perbatasan.
"Ini merupakan kehormatan bagi BPIP untuk bisa mensosialisasikan secara konkret. Harapannya kerjasama yang dilakukan BPIP dengan BNPP ini bisa diimplementasikan," kata Fahrurozi.
Lanjut, menurutnya sosialisasi Pancasila yang dilakukan BPIP banyak melibatkan pihak, utamanya para pemangku kebijakan, dengan cara mengintegrasikan program yang dimiliki. Di instansi perguruan tinggi, misalnya, kebijakan kampus yang mendorong penguatan ideologi akan dikombinasikan dengan materi tentang Pancasila yang dirumuskan oleh BPIP.
Dengan cara seperti itu, lanjut Fahrurozi, maka upaya mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila akan lebih terstruktur. Siar Pancasila membutuhkan dukungan dan upaya semua pihak agar mudah terealisasikan. "Sejatinya tugas pengarusutamaan Pancasila bukan semata mata di emban BPIP, namun perlu sinergi semua pihak termasuk sinergi antar sesama masyarakat" kata Fahrurozi.
(atk)
Lihat Juga :