Ossy Demokrat: Mungkin Puan Maharani Tak Suka Dengar Kritik
Selasa, 06 Oktober 2020 - 10:11 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan pandangan akhir pemerintah Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja kepada Ketua DPR Ketua DPR Puan Maharani dalam Sidang Paripurna DPR RI Tahun Sidang 2020-2021. Foto/SINDOnews/Yulianto
JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Ossy Dermawan angkat bicara mengenai tindakan Ketua DPR RI Puan Maharani yang mematikan mikrofon saat rekan separtainya, Irwan berbicara di Rapat Paripurna DPR, Senin 5 Oktober 2020.
Peristiwa itu terjadi saat Rapat Paripurna DPR mengagendakan pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja menjadi undang-undang, kemarin. "Saya berpendapat, mungkin Puan Maharani tidak suka mendengarkan saran, pandangan, masukan, bahkan kritik," ujar Ossy Dermawan kepada SINDOnews, Selasa (6/10/2020).
"Sehingga pertanyaan yang muncul adalah jika anggota DPR saja tidak mau didengar pandangannya, bagaimana Ketua DPR RI mau mendengarkan aspirasi dan harapan rakyatnya ?" pungkas Ossy.
(Baca juga: Tok, Rapat Paripurna DPR Sahkan RUU Cipta Kerja ).
Peristiwa itu terjadi saat Rapat Paripurna DPR mengagendakan pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja menjadi undang-undang, kemarin. "Saya berpendapat, mungkin Puan Maharani tidak suka mendengarkan saran, pandangan, masukan, bahkan kritik," ujar Ossy Dermawan kepada SINDOnews, Selasa (6/10/2020).
"Sehingga pertanyaan yang muncul adalah jika anggota DPR saja tidak mau didengar pandangannya, bagaimana Ketua DPR RI mau mendengarkan aspirasi dan harapan rakyatnya ?" pungkas Ossy.
(Baca juga: Tok, Rapat Paripurna DPR Sahkan RUU Cipta Kerja ).
Lihat Juga :