Indonesia Resesi, Sandi Uno Minta Pemerintah Gerak Cepat Selamatkan UMKM
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 15:00 WIB
Pengusaha nasional yang juga politikus Partai Gerindra, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, dirinya memperingatkan pemerintah Indonesia akan mengalami resesi. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pengusaha nasional yang juga politikus Partai Gerindra, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, dirinya memperingatkan pemerintah Indonesia akan mengalami resesi. Hal itu pun kini telah terjadi kontraksi ekonomi yang kembali minus atau negative pada kuartal III-2020.
(Baca juga: Gatot Nurmantyo Berpotensi Ambil Alih Peran Prabowo di Politik)
"Awal pekan ini Menteri Keuangan sudah menyerah, melemparkan handuk putih dan mengatakan bahwa kita berada dalam resesi. Saya sudah katakan ini dalam 3 bulan terkahir bahwa kita tak harus perdebatkan apakah kita akan mengalamai resesi atau tidak," kata Sandi Uno dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (3/10/2020).
(Baca juga: Din Syamsuddin ke Moeldoko: KAMI Bukan Orang-orang Pengecut)
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini pun mengkritik langkah-langkah yang dilakukan pemerintah selama pandemi Covid-19, karena dinilai tidak berhasil menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi.
"Selama masa pandemi ini, pemerintah belum berhasil menyelamatkan UMKM serta ekonomi secara keseluruhan. Padahal, UMKM memberikan andil 60% pada PDB, dan menyumbangkan 99% lapangan kerja yang ada di Indonesia," ungkapnya.
(Baca juga: Gatot Nurmantyo Berpotensi Ambil Alih Peran Prabowo di Politik)
"Awal pekan ini Menteri Keuangan sudah menyerah, melemparkan handuk putih dan mengatakan bahwa kita berada dalam resesi. Saya sudah katakan ini dalam 3 bulan terkahir bahwa kita tak harus perdebatkan apakah kita akan mengalamai resesi atau tidak," kata Sandi Uno dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (3/10/2020).
(Baca juga: Din Syamsuddin ke Moeldoko: KAMI Bukan Orang-orang Pengecut)
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini pun mengkritik langkah-langkah yang dilakukan pemerintah selama pandemi Covid-19, karena dinilai tidak berhasil menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi.
"Selama masa pandemi ini, pemerintah belum berhasil menyelamatkan UMKM serta ekonomi secara keseluruhan. Padahal, UMKM memberikan andil 60% pada PDB, dan menyumbangkan 99% lapangan kerja yang ada di Indonesia," ungkapnya.
Lihat Juga :