Jajaran Direksi Pertamina Sambangi KPK, Ada Apa?
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 21:45 WIB
Jajaran direksi PT Pertamina (Persero) hari ini mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). FOTO/SINDOnews/RAKA DWI NOVIANTO
JAKARTA - Jajaran direksi PT Pertamina (Persero) hari ini mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) . Dalam kunjungan tersebut, direksi salah satu BUMN terbesar itu meminta pendampingan dari KPK terkait permasalahan-permasalahan strategis.
"Kami menyampaikan beberapa permasalahan strategis. Yang pertama di bidang hulu migas, tren dari produksi dan cadangan ini terus menurun di mana Indonesia sudah menjadi net importir. OIeh karena itu, perlu ada upaya yang strategis dan berkelanjutan untuk meningkatkan cadangan ataupun produksi," kata Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (2/10/2020).
"Yang kedua, ini kaitannya dengan kilang, di mana sama-sama kita ketahui hari ini sebagian dari produksi BBM kita masih bergantung dari impor. Oleh karena itu, penting kemudian Pertamina untuk menambah kapasitas kilang agar kebutuhan dalam negeri ini dapat dipenuhi," katanya. (Baca juga: Menaker Temui Ketua KPK Ngobrol Soal BLT Pekerja Rp600 Ribu, Nah Loh? )
Nicke juga mengungkapkan adanya pendampingan dari KPK melalui tim pencegahan yang telah berjalan dengan sangat baik. Yakni terkait penyelamatan aset milik Pertamina.
"Kami menyampaikan beberapa permasalahan strategis. Yang pertama di bidang hulu migas, tren dari produksi dan cadangan ini terus menurun di mana Indonesia sudah menjadi net importir. OIeh karena itu, perlu ada upaya yang strategis dan berkelanjutan untuk meningkatkan cadangan ataupun produksi," kata Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (2/10/2020).
"Yang kedua, ini kaitannya dengan kilang, di mana sama-sama kita ketahui hari ini sebagian dari produksi BBM kita masih bergantung dari impor. Oleh karena itu, penting kemudian Pertamina untuk menambah kapasitas kilang agar kebutuhan dalam negeri ini dapat dipenuhi," katanya. (Baca juga: Menaker Temui Ketua KPK Ngobrol Soal BLT Pekerja Rp600 Ribu, Nah Loh? )
Nicke juga mengungkapkan adanya pendampingan dari KPK melalui tim pencegahan yang telah berjalan dengan sangat baik. Yakni terkait penyelamatan aset milik Pertamina.
Lihat Juga :