Doni Monardo Ingatkan Penularan Covid-19 Terjadi dari Orang Terdekat

Minggu, 27 September 2020 - 16:56 WIB
Dari data tersebut, Doni menegaskan bahwa tidak ada lagi tempat yang aman, terutama bagi wilayah yang berada pada zona pandemi. Sebelumnya pemerintah telah memberi imbauan untuk masyarakat agar tetap berada di rumah, namun hal itu pun menjadi tidak efektif ketika salah satu anggota keluarga tidak patuh menjaga protokol kesehatan dan tidak hati-hati. “Jadi sebenarnya tidak ada lagi tempat yang aman ketika kondisi kita sekarang ini masih ada pandemi,” ujar Doni. (Baca juga: Kemenkes Telah Salurkan Lebih Rp2,3 Triliun untuk Insentif Nakes)

Melihat adanya situasi tersebut, Doni juga mengingatkan ancaman pandemi Covid-19 tidak akan berakhir dan manusia akan terus menjadi perantara. Perlu juga diingat juga, jika vaksin telah diberikan maka tidak berarti kemudian seseorang tidak tertular dan menghentikan Covid-19. Akan tetapi dengan vaksin, seseorang memiliki kekebalan tubuh lebih kuat dalam merespons dan melawan adanya infeksi virus.

Dalam hal ini, pemberian vaksin pada tahap awal juga akan diutamakan bagi mereka yang termasuk dalam kelompok rentan mulai dari lansia, penderita penyakit komorbid dan tenaga medis serta kesehatan. “Yang disuntik atau yang divaksinasi itu orang-orang yang berisiko dulu. Tenaga kesehatan, perawat, dokter dan juga mereka yang berisiko tinggi memiliki komorbid. Namun sekali lagi, vaksin ini tidak serta merta menghentikan Covid-19. Covid-19 nya ada terus, yang divaksin ini bisa tahan, sementara yang tidak divaksin tetap saja nanti bisa menjadi terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, Doni kembali menegaskan bahwa Covid-19 berbahaya dan manusia dapat menjadi lebih berbahaya sebagai perantara utama virus. “Covid-19 berbahaya, tetapi manusia yang menjadi carrier atau membawa virus Covid-19 itu jauh lebih berbahaya. OTG (orang tanpa gejala) ini adalah silent killer, ini adalah pembunuh potensial. Kalau mereka masih berada di luar, mereka sendiri tidak sadar, dia pergi kemana-mana, kemudian ketemu dengan keluarganya, saudaranya, orang yang dicintainya dan secara tidak langsung menulari. Ini yang berbahaya,” kata Doni.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!