Londo Ireng di Republik Antikritik

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:17 WIB
Denny Indrayana. Foto/Tangkapan layar
Denny Indrayana

Advokat Indonesia dan Australia



Bapak Presiden Prabowo, selamat Minggu pagi.

Izinkan saya bersurat lagi. Seperti biasa: apa adanya saja.

Ada dua kegemaran Bapak yang belakangan membuat saya deg-degan. Pertama, sering bepergian ke luar negeri. Kedua, berpidato berjam-jam di dalam negeri—terutama ketika sudah meninggalkan teks resmi.

Setiap Bapak mulai berimprovisasi, saya membayangkan para staf menahan napas. Mereka mungkin tersenyum di barisan depan, tetapi jantungnya berlari ke mana-mana. Takut ada lagi kalimat yang melompat dari podium, lalu menjadi berita sebelum pidatonya selesai.

Yang gembira tentu wartawan dan warganet. Ada bahan baru. Ada potongan video baru. Ada lagi yang membuat kita tertawa—sayangnya, belum tentu membuat kita bangga.

Baca Juga: Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM

Dino Patti Djalal pernah meminta Bapak mengurangi kunjungan ke luar negeri. Saya punya permintaan lain: kurangilah pidato panjang di dalam negeri. Jangan tertipu tepuk tangan relawan yang meminta Bapak terus bicara. Bisa jadi mulut mereka berteriak "lanjutkan", tetapi hati kecilnya berbisik lirih, "berhenti, Pak."

Indonesia memerlukan Presiden yang gesit beraksi, bukan terlalu lama berorasi.

Lalu tibalah pidato pada puncak Hari Lahir ke-28 PKB. Dari podium, Bapak berkata:

"Londo-londo Ireng ini sampai sekarang masih ada. Hanya dia sekarang pakai baju lain, kan? Wartawan, jurnalis, pengamat, LSM."

Kalimat itu pendek. Gemanya panjang.

Bukan kali pertama kelompok yang kritis kepada kekuasaan diberi cap: pengkhianat, antek asing, tidak nasionalis. Sekarang ditambah satu istilah lama dari gudang kolonial: Londo Ireng .

Saya percaya Bapak bukan orang munafik. Omon-omon tidak antikritik, tetapi kata dan mata justru menghardik.

Baca Juga: Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!