RS dan Perkantoran Klaster Terbanyak Sumbang Kasus Corona di Ibu Kota
Selasa, 22 September 2020 - 19:05 WIB
"Banyaknya ditemukan kasus klaster perkantoran ini, pabrik serta beberapa pejabat negara yang positif COVID-19 menjadi bukti bahwa penerapan protokol kesehatan masih lengah. Dan sudah seharusnya kita segera melakukan evaluasi di semua tempat agar hal ini tidak terjadi," katanya.
Wiku mengingatkan agar perkantoran memperhatikan batasan jumlah pegawai yang bekerja di kantor. Di mana harus sesuai dengan zonasinya.
"Dan benar-benar dipatuhi. Contohnya untuk zona merah dan benar-benar diimplementasikan maksimal 25% kapasitas yang masuk di kantor. Hal ini dilakukan dalam rangka betul-betul untuk menekan kasus di setiap daerah agar zonanya tidak menjadi lebih buruk," katanya. (Baca juga: Mohon Perhatian, Kasus COVID-19 Jabar Terbanyak Kedua Setelah Jakarta )
Wiku mengingatkan agar perkantoran memperhatikan batasan jumlah pegawai yang bekerja di kantor. Di mana harus sesuai dengan zonasinya.
"Dan benar-benar dipatuhi. Contohnya untuk zona merah dan benar-benar diimplementasikan maksimal 25% kapasitas yang masuk di kantor. Hal ini dilakukan dalam rangka betul-betul untuk menekan kasus di setiap daerah agar zonanya tidak menjadi lebih buruk," katanya. (Baca juga: Mohon Perhatian, Kasus COVID-19 Jabar Terbanyak Kedua Setelah Jakarta )
(abd)