Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:43 WIB
Harmony in Diversity Award dipimpin Madam Halimah Yacob, Kanselir Singapore University of Social Sciences sekaligus mantan Presiden Singapura sebagai patron penghargaan.
"Sebagai penerima perdana, Kardinal Quevedo mencerminkan nilai-nilai yang ingin diangkat melalui penghargaan ini. Kepemimpinannya yang luar biasa dalam memajukan perdamaian dan dialog antarumat beragama di Mindanao mengingatkan kita bahwa harmoni yang berkelanjutan dibangun melalui tindakan-tindakan sederhana sehari-hari yang dilandasi dialog, kepedulian, dan keberanian. Saya mengucapkan selamat kepada Kardinal Quevedo dan berharap teladannya dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk memperkuat harmoni di kawasan kita," ujar Madam Halimah Yacob.
Ng Boon Heong, Executive Director dan Chief Executive Officer Temasek Foundation mengatakan, karya Kardinal Quevedo menjadi pengingat bahwa harmoni dibangun secara bertahap melalui komitmen dan upaya yang berkelanjutan. Dedikasinya sepanjang hidup dalam memajukan kehidupan yang damai dan saling memahami di antara masyarakat dari berbagai latar belakang budaya mencerminkan nilai-nilai yang diusung Harmony in Diversity Award.
M Arsjad Rasjid PM, Pendiri 5P Global Movement menuturkan Harmony in Diversity Award didirikan untuk memberikan penghargaan kepada individu-individu yang mengingatkan kita bahwa perdamaian yang berkelanjutan dibangun melalui kepercayaan, rasa saling menghormati, dan keberanian untuk menjembatani berbagai perbedaan.
“Kardinal Quevedo mencerminkan nilai-nilai tersebut melalui dedikasinya sepanjang hidup dalam membangun dialog dan saling pengertian antarkomunitas. Kiprahnya juga mencerminkan semangat luhur Bhinneka Tunggal Ika yang mengingatkan kita bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang memperkaya kemanusiaan kita bersama," ungkapnya.
Dewan juri yang mencermati para nominasi penghargaan ini terdiri dari para tokoh regional yaitu:
1. HRH Tunku Tun Aminah, Non-Independent Non-Executive Chairman, Berjaya Corporation Berhad
2. Retno LP Marsudi, mantan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia
"Sebagai penerima perdana, Kardinal Quevedo mencerminkan nilai-nilai yang ingin diangkat melalui penghargaan ini. Kepemimpinannya yang luar biasa dalam memajukan perdamaian dan dialog antarumat beragama di Mindanao mengingatkan kita bahwa harmoni yang berkelanjutan dibangun melalui tindakan-tindakan sederhana sehari-hari yang dilandasi dialog, kepedulian, dan keberanian. Saya mengucapkan selamat kepada Kardinal Quevedo dan berharap teladannya dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk memperkuat harmoni di kawasan kita," ujar Madam Halimah Yacob.
Ng Boon Heong, Executive Director dan Chief Executive Officer Temasek Foundation mengatakan, karya Kardinal Quevedo menjadi pengingat bahwa harmoni dibangun secara bertahap melalui komitmen dan upaya yang berkelanjutan. Dedikasinya sepanjang hidup dalam memajukan kehidupan yang damai dan saling memahami di antara masyarakat dari berbagai latar belakang budaya mencerminkan nilai-nilai yang diusung Harmony in Diversity Award.
M Arsjad Rasjid PM, Pendiri 5P Global Movement menuturkan Harmony in Diversity Award didirikan untuk memberikan penghargaan kepada individu-individu yang mengingatkan kita bahwa perdamaian yang berkelanjutan dibangun melalui kepercayaan, rasa saling menghormati, dan keberanian untuk menjembatani berbagai perbedaan.
“Kardinal Quevedo mencerminkan nilai-nilai tersebut melalui dedikasinya sepanjang hidup dalam membangun dialog dan saling pengertian antarkomunitas. Kiprahnya juga mencerminkan semangat luhur Bhinneka Tunggal Ika yang mengingatkan kita bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang memperkaya kemanusiaan kita bersama," ungkapnya.
Dewan juri yang mencermati para nominasi penghargaan ini terdiri dari para tokoh regional yaitu:
1. HRH Tunku Tun Aminah, Non-Independent Non-Executive Chairman, Berjaya Corporation Berhad
2. Retno LP Marsudi, mantan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia
Lihat Juga :