Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:43 WIB
Kardinal Orlando Beltran Quevedo O.M.I. Uskup Agung Emeritus Cotabato. Foto: Ist
JAKARTA - Di tengah kondisi masyarakat Asia Tenggara yang semakin beragam dan saling terhubung, berbagai individu dan organisasi terus memperlihatkan bahwa harmoni bukan sekadar cita-cita melainkan sesuatu yang dibangun melalui kepemimpinan, dialog, dan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Berangkat dari semangat tersebut, Harmony in Diversity Award diadakan untuk memberikan penghargaan kepada individu-individu yang mendedikasikan hidupnya dalam memperkuat kohesi sosial dan harmoni sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat di seluruh Asia Tenggara.



Kardinal Orlando Beltran Quevedo O.M.I. Uskup Agung Emeritus Cotabato ditetapkan sebagai penerima perdana Harmony in Diversity Award. Penghargaan yang dipersembahkan oleh Temasek Foundation bekerja sama dengan 5P Global Movement sebagai sekretariat penyelenggara ini diberikan kepada individu-individu di Asia Tenggara yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memperkuat harmoni di tengah keberagaman budaya.

Sebagai Kardinal pertama yang berasal dari Mindanao, Kardinal Quevedo dikenal sebagai sosok pemersatu yang secara konsisten mengedepankan dialog kehidupan (dialogue of life)—sarana komunikasi sehari-hari antarwarga dari berbagai komunitas—sebagai fondasi untuk memperdalam saling pengertian dan membangun perdamaian.

Sepanjang pelayanannya, Kardinal Quevedo memperjuangkan keadilan, rekonsiliasi, dan kemajuan bersama sebagai fondasi bagi perdamaian dan pembangunan berkelanjutan. Pada tahun 1996, dia turut mendirikan Bishops-Ulama Conference, sebuah forum yang mempertemukan uskup Katolik, pendeta Protestan, dan ulama Muslim untuk membangun platform kerja sama lintas agama yang berkelanjutan.

Di ruang publik, dia juga aktif mendorong berbagai kebijakan yang mendukung perdamaian, termasuk Bangsamoro Basic Law (BBL) guna memastikan pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak dasar serta kebebasan beragama seluruh kelompok masyarakat.

Harmony in Diversity Award resmi diluncurkan pada 1 Agustus 2025 sebagai inisiatif regional untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya harmoni sosial, memperkuat dampak berbagai inisiatif yang membangun harmoni di komunitas-komunitas Asia Tenggara, serta membangun jejaring para pelopor harmoni di kawasan. Pada penyelenggaraan perdananya, penghargaan ini menerima lebih dari 70 nominasi dari berbagai negara di Asia Tenggara, yang mencerminkan komitmen kuat kawasan dalam menjembatani berbagai perbedaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!