Menguat di Panggung Geopolitik, Indonesia Dikunjungi Tiga Pemimpin Dunia dalam Sepekan

Rabu, 08 Juli 2026 - 21:28 WIB
"Belarus adalah pintu Indonesia ke pasar Eurasia. Kerja sama ini bukan simbolis, karena Belarus salah satu anggota kunci Uni Ekonomi Eurasia, dan kita sudah punya perjanjian dagang dengan blok tersebut. Presiden Prabowo membaca peluang itu dengan jeli," katanya.

Di poros kawasan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN RB) periode 2014-2016 ini juga menilai Leaders' Retreat dengan Singapura memperkuat fondasi kemitraan terdekat Indonesia. Pertemuan itu menghasilkan 26 kesepakatan lintas sektor, termasuk kerja sama lingkungan, kredit karbon, ekonomi digital, dan perdagangan listrik lintas batas, serta pembahasan pengamanan Selat Malaka.

"Menjaga Selat Malaka tetap aman dan terbuka itu kepentingan vital, bukan hanya bagi Indonesia dan Singapura, tapi bagi perdagangan dunia. Ini menunjukkan Presiden Prabowo mampu merawat mitra terdekat sekaligus menjangkau mitra yang jauh," tuturnya.

Adapun kunjungan PM Modi, menurut Yuddy, menjadi puncak pekan diplomasi dengan capaian paling konkret. Pertemuan bilateral Prabowo–Modi menghasilkan 14 nota kesepahaman dan enam inisiatif strategis di sektor pertahanan, keamanan maritim, ekonomi digital, hingga energi, termasuk kontrak sistem rudal BrahMos dan peluncuran Indonesia Open Network (ION).

Namun bagi Yuddy, warisan paling dahsyat dari kunjungan Modi justru terletak pada diplomasi budaya. Komitmen India mendukung restorasi Candi Prambanan melalui Archaeological Survey of India, lembaga yang sebelumnya menangani konservasi Angkor Wat, dinilai sebagai jembatan yang memperkokoh persahabatan kedua bangsa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!