Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim

Kamis, 09 Juli 2026 - 06:49 WIB
Kapten KKO Sugeng dengan sukarela menerbangkan helikopter membawa amunisi, logistik, dan obat-obatan. Meski hujan tembakan musuh, dia tetap menuntaskan misi hingga helikopternya terkena tembakan dan peluru menghantam dadanya. Darah mulai membahasi seragam penerbang yang dikenakannya.

Dengan sisa tenaga, dia terus mengendalikan helikopter dan memastikan tetap berada di jalurnya. Kondisinya semakin melemah, namun misi mengirimkan batuan tidak boleh gagal. Melihat kondisi sang komandan yang lemah, co pilot segera mengambil alih kendali.

Amunisi harus sampai, logistic harus diantarkan dan pasukan yang terkepung harus segera diselamatkan. Keberaniannya dalam menjalankan misi membuat pengiriman bantuan berhasil. Pasukan Kopassus yang sebelumnya dalam kondisi kritis kembali memperoleh amunisi dan perlengkapan tempur. Dukungan itu menjadi titik balik pertempuran. Para prajurit Kopassus berhasil memukul mundur pasukan Fretilin yang sebelumnya melakukan pengepungan dan mengubah pertempuran menjadi kemenangan.

Namun sayang, pada 3 Agustus 1976 Kapten KKO Sugeng gugur akibat luka yang dideritanya di medan tempur. Atas jasa, keberanian, dan pengabdian tanpa batas kepada bangsa dan negara, pemerintah menganugerahkan kenaikan pangkat menjadi Mayor KKO (Anumerta) Sugeng Hardjo Taruno
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!