Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Kamis, 25 Juni 2026 - 08:37 WIB
"Dunia sedang menghadapi tantangan besar dalam pemenuhan tenaga kesehatan, khususnya di kawasan Eropa yang mengalami peningkatan kebutuhan akibat perubahan demografi dan penuaan populasi. Indonesia memiliki modal yang sangat kuat, mulai dari kualitas pendidikan, kompetensi tenaga kesehatan, hingga karakter dan kemampuan adaptasi yang diakui secara internasional. Karena itu, kami melihat Indonesia memiliki peluang memperkuat posisinya sebagai sumber talenta kesehatan berdaya saing global sekaligus mitra strategis dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan internasional," ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Binawan Group tidak hanya berfokus pada penempatan tenaga kerja internasional, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi yang menghubungkan pemerintah, perguruan tinggi, regulator, dan mitra industri global untuk menciptakan jalur karier internasional yang berkelanjutan bagi talenta Indonesia.
Melalui program ini, para peserta akan memperoleh kesempatan mengembangkan karier profesional di sistem kesehatan Eropa, mendapatkan pengalaman internasional, peningkatan kompetensi klinis, serta transfer pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan sektor kesehatan Indonesia di masa depan.
Sebanyak 36 peserta berasal dari beragam institusi pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia, mulai dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) hingga sejumlah perguruan tinggi terkemuka seperti Universitas Binawan, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Jember serta berbagai universitas lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan semakin banyaknya lulusan Indonesia yang berhasil menembus pasar profesional global, Indonesia tidak hanya mengirimkan tenaga kerja, tetapi juga memperkenalkan kualitas sumber daya manusia nasional sebagai bagian dari kontribusi nyata bangsa terhadap sistem kesehatan dunia.
Binawan Group tidak hanya berfokus pada penempatan tenaga kerja internasional, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi yang menghubungkan pemerintah, perguruan tinggi, regulator, dan mitra industri global untuk menciptakan jalur karier internasional yang berkelanjutan bagi talenta Indonesia.
Melalui program ini, para peserta akan memperoleh kesempatan mengembangkan karier profesional di sistem kesehatan Eropa, mendapatkan pengalaman internasional, peningkatan kompetensi klinis, serta transfer pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan sektor kesehatan Indonesia di masa depan.
Sebanyak 36 peserta berasal dari beragam institusi pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia, mulai dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) hingga sejumlah perguruan tinggi terkemuka seperti Universitas Binawan, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Jember serta berbagai universitas lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan semakin banyaknya lulusan Indonesia yang berhasil menembus pasar profesional global, Indonesia tidak hanya mengirimkan tenaga kerja, tetapi juga memperkenalkan kualitas sumber daya manusia nasional sebagai bagian dari kontribusi nyata bangsa terhadap sistem kesehatan dunia.
(jon)
Lihat Juga :