Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Selasa, 16 Juni 2026 - 22:03 WIB
Kronologi
Diskusi bertajuk Kopdar Bareng Mas Dar menghadirkan tiga pejabat pemerintahan, yakni Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, Wamentan Sudaryono, dan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.Pada sesi awal, Wamentan Sudaryono memaparkan kebijakan pemerintah terkait rencana penerapan skema ekspor melalui satu pintu. Menurutnya, kebijakan tersebut disiapkan untuk menutup celah kebocoran ekonomi yang disebut telah berlangsung selama beberapa dekade.
Sudaryono menyebut, sejak akhir 1990-an hingga 2025, Indonesia mengalami potensi kehilangan nilai ekonomi yang diperkirakan mencapai Rp15.000 triliun akibat perbedaan pelaporan data ekspor dan impor.
"Kalau kita jual nikel atau sawit ke luar negeri, banyak kasus yang laporannya di dalam negeri dan laporannya di luar negeri berbeda. Jadi, di Indonesia mereka bisa berbohong, di luar negeri mereka tidak. Itulah alasan Pak Prabowo ingin semuanya menjadi satu pintu," kata Sudaryono dalam forum tersebut.
Selanjutnya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyampaikan keyakinannya terhadap arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo. Ia menilai masih terdapat banyak program yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat meski kondisi ekonomi global sedang mengalami tekanan.
Lihat Juga :