Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB
"Pilar ketiga adalah proteksi bagi dunia usaha domestik, khususnya industri padat karya yang tercekik biaya impor bahan baku (imported inflation). Kami menyodorkan opsi pemberian insentif atau relaksasi pajak sementara agar aktivitas produksi tidak lumpuh dan terhindar dari ancaman gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal," lanjutnya.

Koordinasi Antarotoritas Jadi Kunci Stabilitas Pasar

Kang Ferry mengingatkan bahwa kunci keberhasilan dalam melewati guncangan ekonomi ini terletak pada koordinasi yang terlembaga dengan baik di bawah Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Menurutnya, ego sektoral antarlembaga harus dikesampingkan agar pesan dan kebijakan yang keluar ke publik bersifat satu suara dan menenangkan pasar.

"Ketika pasar keuangan bergejolak dan IHSG menyentuh level 5.342, sentimen psikologis memegang peranan hingga 70 persen. Pernyataan bersama yang solid, transparan, dan kompak dari Menteri Keuangan, Gubernur BI, dan Ketua OJK sangat dinantikan untuk mengembalikan kepercayaan investor global maupun domestik bahwa fundamental ekonomi kita tetap kokoh."

Partai Perindo menegaskan komitmennya untuk terus mengawal implementasi kebijakan ekonomi di masa transisi dan awal pemerintahan baru ini agar tetap berada pada jalur yang pro-rakyat dan pro-stabilitas. Kang Ferry berharap risalah kebijakan yang disodorkan ini dapat menjadi referensi strategis bagi pemerintah dalam mengambil keputusan cepat demi menyelamatkan daya beli masyarakat.

"Rekomendasi yang Perindo susun ini murni bersumber dari aspirasi pelaku usaha di akar rumput, kaum buruh, dan jeritan emak-emak di pasar tradisional. Kami berharap tim ekonomi pemerintah segera duduk bersama, mengambil langkah berani yang terintegrasi, dan bergerak cepat. Kecepatan kita mengeksekusi kebijakan hari ini akan menentukan seberapa tangguh bangsa ini keluar dari badai ekonomi global," pungkas Kang Ferry.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!