Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Selasa, 02 Juni 2026 - 17:02 WIB
"Bayangkan di hari Minggu ya, hari libur mereka bersedia datang ke sekolah dan menyambut saya dengan meriah, mereka ceria menginginkan agar program yang sama dilakukan di Sekolah Indonesia Jeddah," tutur Dadan.
Baca juga: Anggaran Dipangkas, Purbaya Minta Jangan Menyalahkan MBG Lagi: Presiden Sedang Perbaiki
Wacana bergengsi ini ditargetkan mampu mencakup ribuan siswa di SIJ serta sekitar 400 siswa tambahan di Sekolah Indonesia Makkah. Program ini dinilai sangat krusial untuk memberikan jaminan masa depan dan kesetaraan hak bagi generasi muda pekerja migran.
Secara teknis, penyediaan makanan nantinya akan beradaptasi dengan kondisi geografis melalui pemanfaatan bahan baku lokal khas Arab Saudi. BGN siap merangkul para pengusaha asal Indonesia yang berdomisili di sana untuk membangun infrastruktur satuan pelayanan gizi.
Dadan memastikan bahwa operasional harian dapur gizi ini akan tetap diawasi secara ketat oleh kepala satuan pelayanan yang ditunjuk resmi. Mekanisme pengawasannya akan terhubung langsung secara virtual dengan sistem terpusat Badan Gizi Nasional di Jakarta.
"Kita mungkin akan menggandeng satu pengusaha yang sudah lama duduk orang Indonesia yang mampu membuat satuan pelayanan pemenuhan gizi," terang Dadan.
Baca juga: Anggaran Dipangkas, Purbaya Minta Jangan Menyalahkan MBG Lagi: Presiden Sedang Perbaiki
Wacana bergengsi ini ditargetkan mampu mencakup ribuan siswa di SIJ serta sekitar 400 siswa tambahan di Sekolah Indonesia Makkah. Program ini dinilai sangat krusial untuk memberikan jaminan masa depan dan kesetaraan hak bagi generasi muda pekerja migran.
Secara teknis, penyediaan makanan nantinya akan beradaptasi dengan kondisi geografis melalui pemanfaatan bahan baku lokal khas Arab Saudi. BGN siap merangkul para pengusaha asal Indonesia yang berdomisili di sana untuk membangun infrastruktur satuan pelayanan gizi.
Dadan memastikan bahwa operasional harian dapur gizi ini akan tetap diawasi secara ketat oleh kepala satuan pelayanan yang ditunjuk resmi. Mekanisme pengawasannya akan terhubung langsung secara virtual dengan sistem terpusat Badan Gizi Nasional di Jakarta.
"Kita mungkin akan menggandeng satu pengusaha yang sudah lama duduk orang Indonesia yang mampu membuat satuan pelayanan pemenuhan gizi," terang Dadan.
Lihat Juga :