Peduli Lingkungan, NU Care-Lazisnu Salurkan Daging Kurban Pakai Besek Bambu

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:12 WIB
Ia menilai kegiatan kurban seharusnya tidak hanya berorientasi pada ibadah dan distribusi sosial, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Karena itu, NU Care-Lazisnu mendorong penggunaan bahan-bahan alami yang mudah terurai dan dapat didaur ulang.

Penggunaan bahan alami untuk distribusi daging kurban juga dilakukan oleh jaringan NU Care-LAZISNU di berbagai wilayah Indonesia. Penggunaan besek bambu maupun daun dinilai lebih baik dalam menjaga kualitas dan kesegaran daging dibandingkan penggunaan wadah plastik.

"Daging itu kalau ditaruh di daun pisang ataupun juga di daun jati kondisinya pasti akan lebih fresh dibandingkan dengan wadah plastik, yang mungkin di situ ada mikro-mikro plastik yang itu sebenarnya sangat berbahaya," lanjutnya.

Selain mengurangi penggunaan plastik, Riri menilai kebijakan tersebut dapat memberikan dampak ekonomi bagi para pengrajin besek di berbagai daerah. "Ya, penggunaan besek bambu juga dapat meningkatkan ekonomi bagi pengrajin besek, ini cukup banyak diapresiasi," ucapnya.

Sebagai bentuk keseriusan menjalankan program kurban ramah lingkungan, NU Care-Lazisnu menginstruksikan seluruh jaringannya di tingkat daerah, juga masjid hingga majelis taklim, untuk mengurangi penggunaan plastik selama distribusi daging kurban.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!