Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:49 WIB
Sebanyak 30 delegasi pesantren yang memiliki produk unggulan turut mengikuti business meeting dengan buyer dari berbagai negara. Tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pertemuan daring untuk menindaklanjuti kesiapan produk yang akan didampingi menuju pasar ekspor.

"Nanti akan dilakukan pendampingan lebih lanjut untuk melihat apakah produk-produk tersebut sudah memenuhi standar ekspor ke Eropa, Timur Tengah, maupun Asia. Karena setiap negara memiliki aturan dan kebijakan ekspor yang berbeda," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Inkopotren juga memperkenalkan aplikasi 'Santri Mendunia' yang akan memuat berbagai produk binaan pesantren dalam satu platform digital. Salah satu produk unggulan yang akan masuk dalam aplikasi tersebut adalah kecap santri binaan Inkopotren.

"Semua produk binaan Inkopotren nantinya akan masuk dalam aplikasi Santri Mendunia. Jadi masyarakat bisa lebih mudah mengenal dan mengakses produk pesantren," tambahnya.

Talkshow hari kedua menghadirkan sejumlah praktisi ekspor, di antaranya Agus sebagai praktisi pengiriman barang dan ekspor, Sofiatun Gudono yang telah mengekspor produk ke tujuh negara, serta Moh Abdul Aziz yang aktif mendampingi produk pesantren Indonesia menuju pasar global.

Abdul Aziz mengungkapkan bahwa tantangan terbesar UMKM pesantren saat ini bukan lagi pada kualitas maupun kuantitas produk, melainkan pada kontinuitas produksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!