BPA Kejagung: Lelang 308 Aset Hasil Sitaan Kasus Korupsi Digelar hingga Kamis 21 Mei
Senin, 18 Mei 2026 - 14:05 WIB
"Kalau toh tahu caranya mengikuti lelang, juga tidak tahu kapan dan di mana. Ketidakpahaman masyarakat akhirnya menurunkan kinerja BPA, ujungnya barang rampasan negara tidak dapat dioptimalkan asetnya dan tidak bisa dimanfaatkan negara dalam rangka memulihkan kerugian korban kejahatan, dalam hal ini negara dalam hal kejahatan korupsi, ataupun masyarakat dalam hal kejahatan pidana umum biasa," katanya.
Melalui BPA Fair itu, kata dia, pihaknya menekankan transparansi dengan membuka membuka seluas-luasnya informasi, mekanisme, dan pola pelelangan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kedua, integritas dan ketiga kaitannya akselerasi penyelesaian aset guna peningkatan pendapatan negara.
Lihat video: Kejagung Sulap Area CFD Jadi Galeri Lelang Tas Mewah dan Kendaraan Koruptor!
"Sejak preevent launching pada hari Rabu tanggal 22 April 2026 hingga pada hari ini acara pembukaan yang nanti ditutup pada tanggal 21, terdapat beberapa aset yang telah berhasil kami jual melalui mekanisme lelang. Berupa tanah di Kabupaten Tangerang yang harga limitnya ditawarkan Rp 6.879.864.000, Alhamdulillah bisa kita jual di harga Rp 32 miliar lebih," terangnya.
Melalui BPA Fair itu, kata dia, pihaknya menekankan transparansi dengan membuka membuka seluas-luasnya informasi, mekanisme, dan pola pelelangan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kedua, integritas dan ketiga kaitannya akselerasi penyelesaian aset guna peningkatan pendapatan negara.
Lihat video: Kejagung Sulap Area CFD Jadi Galeri Lelang Tas Mewah dan Kendaraan Koruptor!
"Sejak preevent launching pada hari Rabu tanggal 22 April 2026 hingga pada hari ini acara pembukaan yang nanti ditutup pada tanggal 21, terdapat beberapa aset yang telah berhasil kami jual melalui mekanisme lelang. Berupa tanah di Kabupaten Tangerang yang harga limitnya ditawarkan Rp 6.879.864.000, Alhamdulillah bisa kita jual di harga Rp 32 miliar lebih," terangnya.
Lihat Juga :