Ade Armando Mundur dari PSI setelah Dilaporkan ke Polisi terkait Video JK

Selasa, 05 Mei 2026 - 15:51 WIB
Ade Armando resmi mengundurkan diri sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Langkah ini diambil lantaran Ade tak ingin PSI terseret kasus dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK). Foto/Achmad Al Fiqri
JAKARTA - Ade Armando resmi mengundurkan diri sebagai kader Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ). Langkah ini diambil lantaran Ade tak ingin PSI terseret kasus dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK).

Ade memastikan, tak ada konflik dirinya dengan PSI. Baginya, keputusan ini untuk kebaikan bersama. "Tidak ada konflik di antara saya dengan PSI, tapi saya mundur menurut saya demi kebaikan bersama," kata Ade dalam jumpa pers di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).



Ade menjelaskan, jalan politiknya ini ditempuh agar PSI tak terus dikaitkan dengan kontroversi yang kerap menimpanya. Termasuk, kasus Ade dengan JK.

Ade merupakan pihak terlapor lantaran turut menyebarkan potongan video ceramah JK yang dinilai mengandung narasi provokatif di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga: 40 Ormas Islam Laporkan Grace Natalie, Ade Armando, dan Abu Janda ke Bareskrim Buntut Potong Ceramah JK

"Selama ini saya terlalu sering jadi sasaran tembak akibat ucapan saya, komentar saya, kritik saya terhadap berbagai pihak. Dan kali ini yang tadi dikatakan adalah terkait dengan adanya pelaporan dari pihak-pihak yang menganggap eh misalnya saja saya sengaja menghasut, memprovokasi, atau bahkan ada tuduhan saya memfitnah Pak JK dan seterusnya," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!