Ade Armando Mundur dari PSI setelah Dilaporkan ke Polisi terkait Video JK
Selasa, 05 Mei 2026 - 15:51 WIB
Ade mengaku tidak masalah apabila dilaporkan karena dianggap menghasut dan memprovokasi. "Seandainya itu memang hanya yang jadi sasaran tembaknya adalah hanya saya, menurut saya ya saya tidak keberatan, saya akan hadapi. Kalau saya dipanggil oleh polisi, saya akan datang, saya akan jelaskan bahwa saya tidak pernah melakukannya. Masalahnya, pada saat yang sama, ternyata ada kelompok-kelompok atau pihak-pihak yang menurut saya dengan sengaja mengorkestrasi ini untuk juga menyerang atau menghancurkan PSI. Dan saya tidak terima itu," jelasnya.
Ade juga menjelaskan, berbagai kritik dan pendapat yang disampaikannya adalah pernyataan pribadi, tak mewakili sikap PSI. Oleh sebab itu, Ade menyayangkan adanya pihak yang berupa menyudutkan PSI.
"Menurut saya ini tidak sehat. Karena saya yang melakukannya, ya saya sendirilah yang harus bertanggung jawab atas itu. Saya percaya pada teman-teman PSI akan terus memperjuangkan keberagaman, pluralisme, antikorupsi. Sesuatu yang dulu membuat saya merasa perlu bergabung dengan PSI," kata Ade.
Ade menegaskan, "Tapi kalau kehadiran saya justru ternyata dijadikan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk menghabisi PSI misalnya, dan menyerang PSI, seolah-olah PSI bertanggung jawab terhadap apa yang saya ucapkan, padahal saya itu bukan pengurus. Saya bukan pengurus PSI, saya adalah kader PSI. Saya anggota PSI saja."
Sebelumnya, 40 ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama resmi melaporkan Ade Armando, Sekretaris Dewan PSI Grace Natalie, dan kreator konten Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri. Pelaporan itu berkaitan dengan polemik narasi unggahan potongan video ceramah JK yang menyinggung konflik di Poso dan Ambon di Masjid UGM.
Ade juga menjelaskan, berbagai kritik dan pendapat yang disampaikannya adalah pernyataan pribadi, tak mewakili sikap PSI. Oleh sebab itu, Ade menyayangkan adanya pihak yang berupa menyudutkan PSI.
"Menurut saya ini tidak sehat. Karena saya yang melakukannya, ya saya sendirilah yang harus bertanggung jawab atas itu. Saya percaya pada teman-teman PSI akan terus memperjuangkan keberagaman, pluralisme, antikorupsi. Sesuatu yang dulu membuat saya merasa perlu bergabung dengan PSI," kata Ade.
Ade menegaskan, "Tapi kalau kehadiran saya justru ternyata dijadikan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk menghabisi PSI misalnya, dan menyerang PSI, seolah-olah PSI bertanggung jawab terhadap apa yang saya ucapkan, padahal saya itu bukan pengurus. Saya bukan pengurus PSI, saya adalah kader PSI. Saya anggota PSI saja."
Sebelumnya, 40 ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama resmi melaporkan Ade Armando, Sekretaris Dewan PSI Grace Natalie, dan kreator konten Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri. Pelaporan itu berkaitan dengan polemik narasi unggahan potongan video ceramah JK yang menyinggung konflik di Poso dan Ambon di Masjid UGM.
(zik)
Lihat Juga :