JHL Group Usulkan Tenaga Medis Covid-19 Dianugerahi Piagam Pahlawan Kemanusiaan
Sabtu, 19 September 2020 - 22:27 WIB
Tingginya jumlah tenaga medis yang terpapar juga disebabkan kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) untuk mereka. Dalam persoalan ini, Jerry tak berdiam diri. Dia ikut membantu pemerintah memberikan ribuan alat pelindung diri kepada para medis melalui posko Merah Putih Kasih Fondation (MPKF) Peduli. “Kita harus memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para medis. Terutama bagi mereka yang gugur,” ujar pengusaha Tangerang ini. (Baca juga: Banyak Dokter Meninggal Dunia, Buya Syafii: Bangsa Ini Bisa Oleng)
Bahkan Jerry mengusulkan kepada pemerintah untuk menganugerahi piagam atau tanda penghargaan “Pahlawan Kemanusiaan” kepada para dokter dan tenaga medis. “Piagam penghargaan ‘Pahlawan Kemanusiaan’ ini harus diberikan kepada dokter dan tenaga medis yang gugur maupun yang sampai sekarang masih bertugas dan berjuang dengan tulus. Jasa mereka semua sangat besar untuk kemanusiaan,” imbuhnya.
Memang piagam itu bisa jadi sebuah kertas belaka, tapi itu akan membuat tenaga medis merasa sangat dihargai dan dicintai oleh masyarakat dan khususnya oleh pemerintah. “Jika nanti pandemi ini sudah berakhir, harus ada monumen yang mencatatkan nama-nama dokter dan tenaga yang gugur. Jasa-jasa mereka harus kita diingat selamanya. Sampai anak cucu kita,” kata Jerry dengan suara bergetar.
Namun, kata Jerry, semua keputusan ada di tangan pemerintah. Masyarakat hanya bisa memberi masukan, saran, dan mentaati aturan yang ada. “Ini semua demi kebaikan diri sendiri dan bangsa,” tutupnya.
Bahkan Jerry mengusulkan kepada pemerintah untuk menganugerahi piagam atau tanda penghargaan “Pahlawan Kemanusiaan” kepada para dokter dan tenaga medis. “Piagam penghargaan ‘Pahlawan Kemanusiaan’ ini harus diberikan kepada dokter dan tenaga medis yang gugur maupun yang sampai sekarang masih bertugas dan berjuang dengan tulus. Jasa mereka semua sangat besar untuk kemanusiaan,” imbuhnya.
Memang piagam itu bisa jadi sebuah kertas belaka, tapi itu akan membuat tenaga medis merasa sangat dihargai dan dicintai oleh masyarakat dan khususnya oleh pemerintah. “Jika nanti pandemi ini sudah berakhir, harus ada monumen yang mencatatkan nama-nama dokter dan tenaga yang gugur. Jasa-jasa mereka harus kita diingat selamanya. Sampai anak cucu kita,” kata Jerry dengan suara bergetar.
Namun, kata Jerry, semua keputusan ada di tangan pemerintah. Masyarakat hanya bisa memberi masukan, saran, dan mentaati aturan yang ada. “Ini semua demi kebaikan diri sendiri dan bangsa,” tutupnya.
(cip)
Lihat Juga :