JHL Group Usulkan Tenaga Medis Covid-19 Dianugerahi Piagam Pahlawan Kemanusiaan

Sabtu, 19 September 2020 - 22:27 WIB
Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo mengusulkan agar semua tenaga medis Covid-19 dianugerahi piagam pahlawan kemanusiaan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kabar duka terus datang di tengah pandemi Covid-19. Tenaga medis berguguran di tengah perjuangannya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, berdasar data Ikatan Dokter Indonesia (IDI), hingga 13 September 2020, sudah 115 dokter meninggal terpapar Covid-19.

Banyaknya tenaga medis yang berguguran, membuat Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo prihatin. Dia mengaku merasa terpukul ketika mendengar kabar dokter-dokter dan tenaga medis bertumbangan hari demi hari. “Saya sangat sedih mereka gugur dalam menjalani tugasnya di tengah pandemi,” kata Jerry, Sabtu (19/9/2020). (Baca juga: Update Covid-19: Positif 240.687 Orang, 174.350 Sembuh dan 9.448 Meninggal)



Hal yang membuat Jerry semakin bersedih adalah ketika mendengar kabar para tenaga medis yang diusir dari rumah kos atau kontrakannya. Tenaga medis itu diusir lantaran pemilik kontrakan atau warga sekitar khawatir akan tepapar. “Padahal mereka (dokter dan perawat) sudah berjuang sepenuh hati,” ujarnya. (Baca juga: Banyak Sejawatnya Meninggal COVID-19, Ini Suara Hati Para Dokter)

Karena itu, Jerry mengusulkan ke pemerintah untuk memperbanyak tempat tinggal yang layak sesuai dengan protokol Covid-19 bagi para tenaga medis yang membutuhkannya. “Itu (tempat tinggal layak) sangat penting untuk mereka. Memang, seharusnya tenaga medis untuk sementara tidak serumah dengan keluarga. Apalagi belakangan ada kluster keluarga. Jadi terkadang hal sepele, bisa berakibat fatal,” tandas Jerry. (Baca juga: Kaji Kematian Petugas Kesehatan, PB IDI Kesulitan Akses Data Rumah Sakit)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!