Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Minggu, 26 April 2026 - 18:55 WIB
"Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan memberikan sanksi tegas berupa hukuman berat kepada pelaku dan pihak-pihak yang terbukti bersalah. Perlindungan terhadap anak adalah amanat konstitusi dan tidak boleh ditawar," tegas Ina.
"Kami juga menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi para korban anak dan orang tuanya serta penguatan mekanisme pengaduan agar kasus serupa tidak kembali terjadi," tambahnya.
Diberitakan, daycare Little Aresha Jogja diduga telah melakukan kekerasan anak. Hal itu terungkap setelah polisi melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026).
Penggerebekan setelah adanya laporan tindak kekerasan terhadap anak di daycare tersebut. Sejumlah orang tua juga mengaku anak mereka mengalami lebam setelah dititipkan di tempat itu.
Berdasarkan data sementara dari aparat penegak hukum, jumlah anak yang terdata di fasilitas tersebut mencapai 103 anak dengan sekitar 53 anak diduga mengalami kekerasan fisik maupun perlakuan tidak manusiawi.
"Kami juga menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi para korban anak dan orang tuanya serta penguatan mekanisme pengaduan agar kasus serupa tidak kembali terjadi," tambahnya.
Diberitakan, daycare Little Aresha Jogja diduga telah melakukan kekerasan anak. Hal itu terungkap setelah polisi melakukan penggerebekan pada Jumat (24/4/2026).
Penggerebekan setelah adanya laporan tindak kekerasan terhadap anak di daycare tersebut. Sejumlah orang tua juga mengaku anak mereka mengalami lebam setelah dititipkan di tempat itu.
Berdasarkan data sementara dari aparat penegak hukum, jumlah anak yang terdata di fasilitas tersebut mencapai 103 anak dengan sekitar 53 anak diduga mengalami kekerasan fisik maupun perlakuan tidak manusiawi.
(jon)
Lihat Juga :