RSCM: Kondisi Aktivis KontraS Stabil Meski Alami Traumatis Berat

Rabu, 01 April 2026 - 08:57 WIB
RSCM bilang penutupan ini direncanakan berlangsung sekitar empat bulan, setelah itu tim medis akan melakukan evaluasi lanjutan untuk menentukan langkah selanjutnya. "Pemantauan kondisi mata akan dilakukan secara berkala sesuai perkembangan pasien," jelasnya.

Sebelumnya, kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, Polda Metro Jaya telah mengumumkan dua inisial pelaku yang disebut eksekutor penyiraman air keras yakni BHC dan MAK.

Sementara itu, Adapun empat prajurit TNI diduga kuat terlibat dalam penyiraman air keras kepada Andrie Yunus pada Kamis (12/3/2026) malam di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Keempat tersangka tersebut masing-masing berinisial NDP, SL, BHW, dan ES.

Seluruh tersangka diketahui bertugas di Detasemen Markas (Denma) BAIS TNI. Saat ini, mereka telah ditahan di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

Buntut kasus itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, mengumumkan bahwa Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letjen Yudi Abdimantyo telah menyerahkan jabatannya.

Terbaru, kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Polda Metro Jaya telah melimpahkan berkas perkara ke pihak TNI.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!