Aria Bima Bilang WFH 1 Hari Bukan Solusi Tunggal Hemat BBM
Kamis, 26 Maret 2026 - 17:59 WIB
Kendati demikian, pendekatan lain diperlukan bagi ASN yang bertugas di sektor pelayanan langsung, lapangan, atau bidang-bidang vital. Dia mengingatkan supaya pelayanan publik terus berjalan maksimal dan aturan ini jangan sampai dianggap sebagai tambahan hari libur.
“Penerapan FWA (Flexible Working Arrangement) atau WFH harus disesuaikan dengan karakteristik layanan tiap instansi, karena banyak layanan yang tetap harus hadir fisik,” jelas Aria.
Aria meminta agar pemerintah lebih berhati-hati saat menerapkan kebijakan ini di kalangan swasta. Bila kebijakan menyasar sektor swasta, sebaiknya diwujudkan dalam bentuk imbauan atau pemberian insentif per sektor, bukan kewajiban yang sama untuk semua.
Ia memberi contoh bahwa industri manufaktur, logistik, ritel, maupun kesehatan memiliki ciri khas yang berbeda dengan sektor digital. Menurutnya, memaksa seluruh sektor swasta menerapkan WFH berisiko menimbulkan dampak buruk jika tidak dilengkapi dengan parameter penilaian yang jelas.
“Kalau pemerintah ingin kebijakan ini kuat, maka yang dibutuhkan sekarang bukan hanya pengumuman, tetapi kajian dampak yang terbuka dan parameter evaluasi yang jelas,” pungkasnya.
“Penerapan FWA (Flexible Working Arrangement) atau WFH harus disesuaikan dengan karakteristik layanan tiap instansi, karena banyak layanan yang tetap harus hadir fisik,” jelas Aria.
Aria meminta agar pemerintah lebih berhati-hati saat menerapkan kebijakan ini di kalangan swasta. Bila kebijakan menyasar sektor swasta, sebaiknya diwujudkan dalam bentuk imbauan atau pemberian insentif per sektor, bukan kewajiban yang sama untuk semua.
Ia memberi contoh bahwa industri manufaktur, logistik, ritel, maupun kesehatan memiliki ciri khas yang berbeda dengan sektor digital. Menurutnya, memaksa seluruh sektor swasta menerapkan WFH berisiko menimbulkan dampak buruk jika tidak dilengkapi dengan parameter penilaian yang jelas.
“Kalau pemerintah ingin kebijakan ini kuat, maka yang dibutuhkan sekarang bukan hanya pengumuman, tetapi kajian dampak yang terbuka dan parameter evaluasi yang jelas,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :