Polemik Tarif Resiprokal AS, Prabowo Tegaskan Tak Bakal Korbankan Kepentingan Nasional

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:18 WIB
“Dalam perjanjian kemarin, kita sepakat bahwa jika ada hal-hal yang belum berkenan bagi kedua pihak atau bertentangan dengan kepentingan kita, maka akan dibuat klausul penyesuaian,” katanya.

Prabowo menyebut keistimewaan tersebut tidak dimiliki negara lain dalam perjanjian serupa dengan Amerika Serikat. Dia juga menilai Indonesia memperoleh keuntungan signifikan dari kesepakatan tersebut.

Sebanyak 1.819 komoditas strategis nasional seperti kopi dan minyak sawit mendapatkan tarif nol persen. “Tentu ini menguntungkan,” ucapnya.

Terkait kemungkinan Indonesia mengikuti langkah Malaysia yang membatalkan perjanjian dagang dengan AS, Prabowo menegaskan pemerintah akan bersikap rasional dan mengutamakan keuntungan nasional. “Kita pasti mencari yang menguntungkan, bukan sebaliknya,” katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!