Bela Rismon soal Ijazah Jokowi, Ade Darmawan: Tak Mungkin Asli Dikatakan Palsu
Jum'at, 20 Maret 2026 - 07:41 WIB
"Anatomi dan sebagainya, anda melihat dari foto kok dari fotokopian lagi. Yang namanya anatomi itu, saya juga pernah memakai anatomi dalam beberapa kasus. Metode anatomi yang benar ya yang bukan kelompok Mas Roy," ungkapnya.
Analisis yang dilakukan terhadap dokumen dalam bentuk fotokopi tidak dapat disebut sebagai metode anatomi yang tepat. "Sudah bukan anatomi karena yang dianalisis ijazah dalam bentuk fotokopi," ucapnya.
Pernyataan tersebut berkaitan dengan polemik keaslian ijazah Joko Widodo yang sebelumnya sempat dipersoalkan oleh sejumlah pihak, termasuk Rismon Sianipar.
Dalam kajiannya, Rismon mengklaim menemukan kejanggalan melalui analisis digital dan forensik dokumen seperti pada aspek tipografi, tata letak, hingga elemen visual termasuk stempel. Analisis dilakukan berdasarkan dokumen yang beredar di publik.
Belakangan, Rismon mengakui bahwa hasil kajiannya keliru dan tidak melalui proses validasi yang memadai. Dia pun mencabut pernyataannya, meminta maaf, serta memilih menempuh penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).
Analisis yang dilakukan terhadap dokumen dalam bentuk fotokopi tidak dapat disebut sebagai metode anatomi yang tepat. "Sudah bukan anatomi karena yang dianalisis ijazah dalam bentuk fotokopi," ucapnya.
Pernyataan tersebut berkaitan dengan polemik keaslian ijazah Joko Widodo yang sebelumnya sempat dipersoalkan oleh sejumlah pihak, termasuk Rismon Sianipar.
Dalam kajiannya, Rismon mengklaim menemukan kejanggalan melalui analisis digital dan forensik dokumen seperti pada aspek tipografi, tata letak, hingga elemen visual termasuk stempel. Analisis dilakukan berdasarkan dokumen yang beredar di publik.
Belakangan, Rismon mengakui bahwa hasil kajiannya keliru dan tidak melalui proses validasi yang memadai. Dia pun mencabut pernyataannya, meminta maaf, serta memilih menempuh penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).
(jon)
Lihat Juga :