Membedah Labirin Prosedural: Mengapa Indonesia Butuh Terobosan Hukum di Sektor Ekonomi?

Senin, 16 Maret 2026 - 15:26 WIB
"Atas dasar itu, saya menyatakan dukungan penuh terhadap perencanaan penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia tentang Pemberantasan Tindak Pidana Ekonomi dan Pemulihan Perekonomian Negara sebagai langkah strategis dan konstitusional dalam memperkuat sistem hukum serta menjaga stabilitas perekonomian nasional. Dan Penerbitan Perppu sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 22 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan instrumen yang sah untuk menjawab kebutuhan hukum yang mendesak dalam situasi yang memerlukan tindakan cepat dari negara," tegas Sheryl Audina Catherine, S.H Direktur Daun Teduh di Jakarta, Minggu (15/3/2027)

Dalam konteks tersebut, penguatan peran Lembaga Kejaksaan Republik Indonesia menjadi elemen yang sangat penting. Sebagai lembaga yang memiliki fungsi penuntutan sekaligus peran strategis dalam upaya pemulihan kerugian negara, lembaga kejaksaan perlu diperkuat baik dari aspek kewenangan, koordinasi antar lembaga penegak hukum, maupun dukungan regulasi yang memberikan kepastian dalam menjalankan fungsi penuntutan secara efektif.

Jadi penguatan lembaga kejaksaan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketegasan dalam penegakan hukum, tetapi juga untuk memastikan bahwa proses penegakan hukum berjalan secara humanis, proporsional, dan berorientasi pada keadilan substantif.

"Pendekatan penegakan hukum yang humanis sangat penting agar hukum tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penindakan, tetapi juga sebagai sarana untuk memulihkan kerugian negara, memperbaiki tata kelola ekonomi, serta memberikan kepastian dan keadilan bagi masyarakat, dan saya mendukung penuh langkah pemerintah dalam merumuskan regulasi ini sekaligus memperkuat lembaga kejaksaan sebagai salah satu pilar utama dalam sistem peradilan pidana, sehingga penegakan hukum terhadap tindak pidana ekonomi dapat berjalan secara tegas, efektif, transparan, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, "pungkas Sherly.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!