Indonesia Kurang Tepat Gabung BoP, Mahfud: Palestina Tak Dilibatkan

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:50 WIB
'Kenapa kalau untuk perdamaian di Palestina, Israel, dan kawasan Timur Tengah kok Palestina sendiri tidak ada wakilnya di board itu? Kan tidak mungkin bicara keadilan tanpa menyertakan pihak yang akan dikenai objek keputusan untuk perdamaian," katanya.

Mahfud juga menyoroti ketidakjelasan legal standing BoP. Sebab, setiap nama dari organisasi itu wajib memiliki posisi legal standing.

"Legalitasnya. Legal standing-nya secara internasional Board of Peace itu apa sih? Sebagai apa dia? Bicara apa gitu? Apa produk perjanjian multilateral atau MoU atau apa? Tidak jelas," ujarnya.

Dia juga menilai BoP tidak sejalan dengan semangat Dasa Sila Bandung. Karena, dalam Dasa Sila Bandung telah menegaskan kesetaraan antarbangsa, penolakan terhadap penjajahan dan agresi, serta hak kemerdekaan untuk setiap bangsa.

"Di Dasa Sila Bandung itu isinya kesetaraan di antara bangsa-bangsa, tidak boleh ada penjajahan, tidak boleh ada agresi, dan hak merdeka bagi setiap bangsa itu ada di Dasa Sila Bandung. Ini Board of Peace kayaknya ndak ada, Dasa Sila Bandung-nya tidak kelihatan," kata Mahfud.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!