OTT Bea Cukai, KPK Diminta Gandeng PPATK Lacak Seluruh Aliran Dana

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:53 WIB
Lihat video: KPK TAHAN PEGAWAI DITJEN BEA CUKAI



Ketiga, risiko hilangnya kepercayaan publik terhadap KPK. Dia mengingatkan, tebang pilih akan menjadi racun legitimasi lembaga antirasuah. Keempat, risiko sistem korupsi tetap berjalan. Jika hanya satu pemain dihukum sementara yang lain tak disentuh, maka praktik akan terus hidup dengan wajah berbeda.

Selain itu, KPK juga diminta menggunakan pendekatan pembuktian paralel antara penerima dan pemberi, serta mengoptimalkan Undang-Undang TPPU dengan menggandeng PPATK untuk melacak seluruh aliran dana.

“Dengan perangkat hukum yang lengkap, memperluas penyidikan bukan pilihan, melainkan keharusan hukum. Sejarah tidak mencatat cepatnya konferensi pers. Sejarah mencatat keberanian membangun perkara yang utuh dan tak mudah dipatahkan,” ucapnya
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!