Anggaran MBG Dianggap Menggerus Dana Pendidikan, Ini Kata Misbakhun

Jum'at, 27 Februari 2026 - 01:55 WIB
Misbakhun menegaskan, pola tersebut sepenuhnya merupakan strategi kebijakan alokasi anggaran. Ketika pemerintah memperbesar jumlah dan memperkuat penerima manfaat MBG, maka penyesuaian alokasi atau cutting budget policy menjadi bagian dari strategi tersebut.

"Sebagai strategi alokasi, maka pilihan tersebut diambil dan dilakukan. Ini murni wilayah strategi alokasi anggaran yang menjadi kewenangan penuh pemerintah sebagai pemilik mandat mengoperasionalkan APBN," imbuh Legislator dari Partai Golkar ini.

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan itu menilai, strategi tersebut seharusnya diapresiasi karena merupakan langkah kebijakan yang cerdas, bukan dipersoalkan atau dipolitisasi sebagai bentuk misalokasi anggaran.

"Sebagai pilihan kebijakan anggaran, strategi itu layak diberi apresiasi. Jadi, jangan malah dipermasalahkan bahkan dipolitisasi sebagai misalokasi anggaran," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan program MBG pada 2026 mulai berjalan lancar di berbagai daerah dengan dukungan Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi aktif. Menurutnya, para penerima manfaat dapat merasakan langsung program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!