Istri Pegawai Tambang Nikel Adukan Kematian Suami ke Komnas HAM

Senin, 09 Februari 2026 - 21:35 WIB
"Suami saya sampai meninggal. Enggak lama itu ancaman itu," tuturnya.

Dyah berharap dengan mengadukan ke Komnas HAM tersebut, dia bisa mengetahui sosok yang mengancam suaminya. "Harapan saya tetap, saya pengen tahu siapa yang mengancam suami saya. Karena beliau meninggalkan empat anak, anak kecil," ucapnya.

Hubungan Masyarakat (Humas) PT Bososi Pratama, Khotibul Umam membenarkan bahwa Novia Catur mendapatkan ancaman karena mengurus kisruh kepemilikan legalitas perseroan. "Di antara ancamannya yang disampaikan kepada kami, 'Kalau mau selamat, ya berhenti mengurus administrasi legal PT Bososi'" kata Khotibul di kantor Komnas HAM, Jakarta.

Khotibul mengatakan, Novia memiliki riwayat kesehatan yang baik. Namun, kondisinya semakin memburuk setelah menerima ancaman. "Itu yang bikin almarhum itu gelisah. Gelisah kemudian tertekan. Karena banyaknya ancaman terutama ancaman keselamatan," ujarnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!