Dukung Polri Tetap Berada di Bawah Presiden, PSI: Pilihan Paling Rasional

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:15 WIB
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan sikap tegasnya untuk menolak Polri di bawah kementerian. Menurutnya, posisi kepolisian saat ini berada di bawah Presiden adalah hal yang ideal dan tepat.

Hal itu ditegaskan Sigit saat rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR, Senin 26 Januari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Sigit hadir dikawal oleh pejabat utama (PJU) Mabes Polri, Kapolda se-Indonesia hingga deretan polisi muda.

Terlihat duduk di barisan depan sebalah kanan dan kiri Kapolri yakni, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Komjen Wahyu Widada, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono hingga Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan.

Sementara satu barisan di belakang Kapolri terlihat deretan Kapolda, di antaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi dan Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Ribut Hari Wibowo.

Sedangkan, di barisan paling belakang terlihat jajaran polisi muda yang mendampingi Kapolri sembari mendengarkan dan mencatat sejumlah rapat tersebut. Terlihat, Brigjen Ahrie Sonta yang merupakan Penyelidik Pengamanan Internal Utama Tingkat II Divpropam Polri.

Kemudian, AKP Yusuf dan Kompol Harry yang merupakan anggota Spripim Polri. Ada juga Pak Bhabin atau IPDA Herman Hadi. Dalam kesempatan itu, Kapolri secara tegas menolak wacana Polri berada di bawah suatu kementerian. Hal itu justru bisa melemahkan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!