Perkuat Ekosistem Sepak Bola dan UMKM, Kemendagri Dorong Daerah Optimalkan Pemanfaatan Stadion
Selasa, 20 Januari 2026 - 23:22 WIB
Pemanfaatan stadion yang masih terbatas pada hari pertandingan menyebabkan potensi ekonomi kawasan belum berkembang optimal. “Padahal, kawasan stadion pada umumnya mencakup berbagai fasilitas olahraga dan sarana pendukung lainnya yang apabila dikelola secara terintegrasi dapat berkembang menjadi ruang publik produktif sekaligus penggerak ekonomi lokal,” katanya.
Sejalan dengan itu, Fahsul menuturkan perlunya ruang dialog strategis untuk merumuskan kebijakan yang aplikatif. “Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan kebijakan yang aplikatif dan implementatif, meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam mengelola kawasan stadion secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dari sisi sektor olahraga, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Suyadi Pawiro menambahkan persoalan pengelolaan stadion merupakan masalah umum hampir di seluruh daerah. Untuk itu, dia mengatakan, pentingnya membangun kolaborasi lintas kementerian dan lembaga agar ke depannya stadion tidak hanya difungsikan sebagai arena pertandingan semata, tetapi sebagai kawasan multifungsi yang menopang aktivitas ekonomi di daerah.
“Apa yang kemudian ke depan ini, stadion dan kawasan bisa menjadi instrumen berkembangnya bisnis. Stadion tidak semata-mata kegiatan pertandingan sepak bola tapi kemudian bagaimana memaksimalkan stadion sebagai venue multifunction,” ucapnya.
Dia juga berharap melalui forum ini Kemendagri bersama Kemenpora dan Kementerian UMKM dapat membuat suatu pedoman yang bisa digunakan secara makro sebagai guideline pemerintah daerah dalam mengelola stadion secara profesional, aman, dan berkelanjutan. Upaya ini dinilai dapat mengoptimalkan stadion agar benar-benar menjadi penguat ekosistem sepak bola sekaligus penggerak UMKM dan ekonomi lokal di daerah.
Sejalan dengan itu, Fahsul menuturkan perlunya ruang dialog strategis untuk merumuskan kebijakan yang aplikatif. “Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan kebijakan yang aplikatif dan implementatif, meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam mengelola kawasan stadion secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dari sisi sektor olahraga, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Suyadi Pawiro menambahkan persoalan pengelolaan stadion merupakan masalah umum hampir di seluruh daerah. Untuk itu, dia mengatakan, pentingnya membangun kolaborasi lintas kementerian dan lembaga agar ke depannya stadion tidak hanya difungsikan sebagai arena pertandingan semata, tetapi sebagai kawasan multifungsi yang menopang aktivitas ekonomi di daerah.
“Apa yang kemudian ke depan ini, stadion dan kawasan bisa menjadi instrumen berkembangnya bisnis. Stadion tidak semata-mata kegiatan pertandingan sepak bola tapi kemudian bagaimana memaksimalkan stadion sebagai venue multifunction,” ucapnya.
Dia juga berharap melalui forum ini Kemendagri bersama Kemenpora dan Kementerian UMKM dapat membuat suatu pedoman yang bisa digunakan secara makro sebagai guideline pemerintah daerah dalam mengelola stadion secara profesional, aman, dan berkelanjutan. Upaya ini dinilai dapat mengoptimalkan stadion agar benar-benar menjadi penguat ekosistem sepak bola sekaligus penggerak UMKM dan ekonomi lokal di daerah.
(jon)
Lihat Juga :