Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang Terjang Jabar-Jatim, Puluhan Rumah Warga Rusak
Minggu, 04 Januari 2026 - 16:36 WIB
BNPB mencatat hasil pemantauan bencana selama periode 1-2 Januari 2026. Dalam rentang waktu tersebut, dua kejadian bencana memerlukan perhatian khusus akibat dampaknya terhadap masyarakat. Foto: Ist
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hasil pemantauan bencana selama periode 1 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 2 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Dalam rentang waktu tersebut, dua kejadian bencana memerlukan perhatian khusus akibat dampaknya terhadap masyarakat.
Kejadian baru pertama di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yakni cuaca ekstrem yang mengakibatkan kerusakan permukiman warga pada Rabu (31/12/2025). “Peristiwa ini berdampak pada 19 kepala keluarga atau 61 jiwa,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (Aam), Minggu (4/1/2026).
Baca juga: Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia hingga 4 Meter pada 4-7 Januari
Dua rumah mengalami rusak berat dan 15 rumah rusak ringan. Wilayah ini masih berada dalam Status Siaga Darurat Jabar yang berlaku sejak 13 September 2025 hingga 30 April 2026. “Hingga laporan ini disusun, material bangunan rumah yang ambruk telah berhasil dibersihkan oleh pihak terkait bersama masyarakat setempat,” katanya.
Kejadian baru pertama di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yakni cuaca ekstrem yang mengakibatkan kerusakan permukiman warga pada Rabu (31/12/2025). “Peristiwa ini berdampak pada 19 kepala keluarga atau 61 jiwa,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (Aam), Minggu (4/1/2026).
Baca juga: Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia hingga 4 Meter pada 4-7 Januari
Dua rumah mengalami rusak berat dan 15 rumah rusak ringan. Wilayah ini masih berada dalam Status Siaga Darurat Jabar yang berlaku sejak 13 September 2025 hingga 30 April 2026. “Hingga laporan ini disusun, material bangunan rumah yang ambruk telah berhasil dibersihkan oleh pihak terkait bersama masyarakat setempat,” katanya.
Lihat Juga :