Sinergitas Komisi VIII DPR dan Kemensos Dapat Apresiasi
Rabu, 16 September 2020 - 03:59 WIB
Menyikapi ini Ketua Milenial Muslim Bersatu (MMB) Khairul Anam menilai, sinergi ini sebagai langkah akomodatif DPR RI tehadap program atau kebijakan Kemensos yang setiap programnya mengedepankan kepentingan dan menomor satukan masyarakat di atas segalanya.
"Kami menyambut baik, adanya sinergi antara eksekutif (Kemensos) dan legislatif (DPR RI) terhadap kebijakan yang diambil pemerintah, langkah-langkah seperti ini harus terus dirawat demi kemaslahatan masyarakat, apalagi saat ini kehadiran negara sangat dinantikan," ungkap Anam.
Anam menilai sinergisitas ini sebagai wujud tanggung jawab bersama atas problematika sosial di Indonesia, jika bergerak sendiri mungkin saja akan terasa sulit untuk menyelesaikannya, namun bila bergandengan, setiap masalah dengan cepat dapat terurai.
"Adanya sinergisitas ini, kami harapkan dapat mencapai goal (target) secara maksimal, serta lebih mengefisienskan setiap gerak kedepan," harap Anam.
Sebelumnya, dalam paparan dan pengantarnya pada RDP, Sekretaris Jenderal Hartono Laras menyampaikan, Pagu Anggaran TA 2021 sebesar Rp92,817 triliun tersebut, alokasi anggaran terbesar masih difokuskan kepada prioritas nasional dalam program perlindungan sosial, yakni mencapai Rp91.005.985.946.000 atau 98,04%, selebihnya untuk Dukungan manajemen.
"Kami menyambut baik, adanya sinergi antara eksekutif (Kemensos) dan legislatif (DPR RI) terhadap kebijakan yang diambil pemerintah, langkah-langkah seperti ini harus terus dirawat demi kemaslahatan masyarakat, apalagi saat ini kehadiran negara sangat dinantikan," ungkap Anam.
Anam menilai sinergisitas ini sebagai wujud tanggung jawab bersama atas problematika sosial di Indonesia, jika bergerak sendiri mungkin saja akan terasa sulit untuk menyelesaikannya, namun bila bergandengan, setiap masalah dengan cepat dapat terurai.
"Adanya sinergisitas ini, kami harapkan dapat mencapai goal (target) secara maksimal, serta lebih mengefisienskan setiap gerak kedepan," harap Anam.
Sebelumnya, dalam paparan dan pengantarnya pada RDP, Sekretaris Jenderal Hartono Laras menyampaikan, Pagu Anggaran TA 2021 sebesar Rp92,817 triliun tersebut, alokasi anggaran terbesar masih difokuskan kepada prioritas nasional dalam program perlindungan sosial, yakni mencapai Rp91.005.985.946.000 atau 98,04%, selebihnya untuk Dukungan manajemen.
Lihat Juga :