IGA 2025, Wamendagri Minta Daerah Gali PAD lewat Inovasi Tanpa Bebani Masyarakat

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:52 WIB
Akhmad Wiyagus juga mendorong replikasi inovasi antar daerah agar terobosan tidak berhenti pada satu wilayah tertentu saja, tetapi menjadi gerakan nasional. Akhmad Wiyagus menyoroti praktik baik seperti pembangunan jembatan dan sumur bor berkemajuan non-APBD di Kabupaten Sambas yang mengedepankan gotong-royong, kolaborasi masyarakat, dan efektivitas anggaran.

Menurut Akhmad Wiyagus, replikasi inovasi adalah kunci agar solusi tidak bersifat parsial. Dengan cara tersebut, ketahanan ekonomi semakin kuat dan pemerataan pembangunan dapat terwujud. IGA 2025 mengusung tema Asta Cita yang selaras dengan visi dan misi presiden dan wakil presiden dalam memperkuat kualitas layanan publik, transformasi digital, dan percepatan pembangunan.

Melalui penghargaan ini, Kemendagri berharap inovasi daerah semakin terarah, berdampak luas, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. "Dengan tema tersebut IGA memastikan inovasi dari daerah selaras dan relevan dengan prioritas strategi pemerintah pusat," ujarnya.

Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Yusharto Huntoyungo menegaskan, inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi daerah untuk mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

"Kami berharap penghargaan IGA 2025 menjadi pemacu bagi daerah untuk meningkatkan kreativitas, memperluas replikasi inovasi, serta memastikan inovasi hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!