Mayoritas Pengurus PBNU Tolak Pemakzulan, Pilih Ikuti Seruan Kiai Sepuh
Rabu, 10 Desember 2025 - 01:01 WIB
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bersama jajaran pengurus PBNU saat konferensi pers di kantor pusat PBNU, Jakarta, Rabu (3/12/2025). FOTO/Yudistiro Pranoto
JAKARTA - abduMayoritas fungsionaris Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) menolak wacana pemakzulan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Mereka menyatakan patuh pada seruan Forum Sesepuh dan Mustasyar NU yang mengimbau agar konflik organisasi dihentikan dan diselesaikan melalui jalur islah.
Sebelumnya, Forum Sesepuh dan Mustasyar yang berkumpul di Pesantren Tebuireng pada 6 Desember menegaskan bahwa keputusan Rapat Harian Syuriyah untuk memakzulkan Ketua Umum tidak sah karena bertentangan dengan AD/ART NU.
Penolakan mayoritas pengurus tercermin jelas dalam Rapat Pleno PBNU di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (9/12/2025) malam. Dari total 216 anggota pleno yang seharusnya hadir, hanya 58 orang yang datang, sekitar 26 persen, jauh dari batas minimum kuorum.
Baca juga: Hasil Pleno PBNU: KH Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum, Gantikan Gus Yahya
Sebelumnya, Forum Sesepuh dan Mustasyar yang berkumpul di Pesantren Tebuireng pada 6 Desember menegaskan bahwa keputusan Rapat Harian Syuriyah untuk memakzulkan Ketua Umum tidak sah karena bertentangan dengan AD/ART NU.
Penolakan mayoritas pengurus tercermin jelas dalam Rapat Pleno PBNU di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (9/12/2025) malam. Dari total 216 anggota pleno yang seharusnya hadir, hanya 58 orang yang datang, sekitar 26 persen, jauh dari batas minimum kuorum.
Baca juga: Hasil Pleno PBNU: KH Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum, Gantikan Gus Yahya
Lihat Juga :