Ahli Unair: Manfaatkan Stem Cell di RS yang Kantongi Izin Kemenkes dan BPOM
Sabtu, 06 Desember 2025 - 10:23 WIB
Dia meminta masyarakat memilih layanan stem cell hanya di rumah sakit dan laboratorium yang telah memiliki izin Kementerian Kesehatan dan BPOM mengingat semakin banyaknya pihak yang menawarkan terapi tersebut. “Ada rumah sakit dan klinik yang sudah ditetapkan. Harus jelas perizinannya,” tegasnya.
Saat ini, tim riset Purwati tengah mengembangkan turunan stem cell seperti eksosom serta vaksin kanker yang telah memasuki tahap uji pada hewan. Vaksin tersebut ditargetkan dapat diuji pada manusia tahun 2026. “Angka kanker tinggi, vaksin ini sangat dibutuhkan. Kami berharap tahun depan bisa masuk uji klinis manusia,” katanya.
Selain digunakan untuk terapi regeneratif, stem cell di Indonesia juga banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan wellness, termasuk antiaging. Purwati mengingatkan penggunaan untuk tujuan tersebut tetap harus mengacu pada regulasi dan standar ilmiah.
Pada kesempatan itu, Purwati menerima Woman Empower Woman Award. Dia berharap riset stem cell di Indonesia terus memberikan manfaat luas. “Penghargaan ini jadi penyemangat untuk terus berkarya,” ucapnya.
Saat ini, tim riset Purwati tengah mengembangkan turunan stem cell seperti eksosom serta vaksin kanker yang telah memasuki tahap uji pada hewan. Vaksin tersebut ditargetkan dapat diuji pada manusia tahun 2026. “Angka kanker tinggi, vaksin ini sangat dibutuhkan. Kami berharap tahun depan bisa masuk uji klinis manusia,” katanya.
Selain digunakan untuk terapi regeneratif, stem cell di Indonesia juga banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan wellness, termasuk antiaging. Purwati mengingatkan penggunaan untuk tujuan tersebut tetap harus mengacu pada regulasi dan standar ilmiah.
Pada kesempatan itu, Purwati menerima Woman Empower Woman Award. Dia berharap riset stem cell di Indonesia terus memberikan manfaat luas. “Penghargaan ini jadi penyemangat untuk terus berkarya,” ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :