Dua Sastrawan Dunia Salwa Bakr dan Denny JA Raih BRICS Award 2025

Senin, 01 Desember 2025 - 13:29 WIB
Penyelenggara menegaskan bahwa kedua penghargaan ini memiliki makna berbeda namun saling melengkapi. Penghargaan utama menandai karya paling kuat tahun ini, sementara penghargaan inovasi menegaskan keberanian terobosan bentuk sastra.

“BRICS hadir sebagai alternatif atas Nobel Sastra yang kian politis. Kami ingin mengembalikan sastra pada nilai-nilai Global South—kebijaksanaan, keadilan, dan solidaritas,” ujar Dmitry Kuznetsov, Kepala Sekretariat Penghargaan.

Dalam kerangka tersebut, Salwa Bakr dipandang mewakili suara perempuan dan kaum tertindas, sedangkan Denny JA mewakili dinamika inovasi dan perspektif Asia Tenggara.

Dua namaSalwa Bakr dan Denny JA kini berdiri berdampingan sebagai simbol dua kekuatan sastra: kualitas karya dan terobosan bentuk. BRICS Award menegaskan ambisi membangun lanskap sastra dunia yang lebih inklusif dan mencerminkan suara mayoritas penduduk bumi—Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Pengakuan terhadap Puisi Esai disebut langka dalam sejarah sastra modern. Hanya sedikit genre yang diakui secara internasional, seperti magical realism, absurdism, dan surrealism. Dengan diraihnya penghargaan inovasi ini, Indonesia untuk pertama kalinya memiliki genre yang diakui secara formal di panggung dunia.

Penghargaan untuk karya dinilai akan dikenang setiap tahun. Namun penghargaan untuk genre akan hidup dalam sejarah sastra jangka panjang.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!