Belajar dari India, Polri Diminta Perketat SOP di Dapur SPPG

Kamis, 13 November 2025 - 19:27 WIB
Dia menambahkan MBG bukan sekadar program pemberian makan, melainkan investasi kesehatan jangka panjang. Dari data lembaga PBB yakni, World Food Organization menyebutkan investasi USD1 dalam program makan bergizi menghasilkan return USD9 bagi generasi penerima manfaat MBG ini di 2045.

"Kalau kita investasi ke orang sampai dapat sarjana, baru produktif berapa tahun, kena serangan jantung, biaya BPJS serangan jantung bisa ratusan juta. Negara rugi," paparnya.

Tidak hanya itu, SPPG Polri juga berhasil mencapai efisiensi 15-20% lebih tinggi dibandingkan model konvensional. "Biaya per porsi hanya Rp12.500. Dalam skala miliar porsi, ini penghematan yang sangat signifikan," paparnya.

Dia berharap pengalaman Polri dalam mengawal MBG dapat menjadi pembelajaran bagi SPPG lainnya sehingga program yang digadang-gadang dapat mengubah masa depan generasi Indonesia ini benar-benar terlaksana dengan baik dan aman.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!