RI dan Republik Demokratik Kongo Perkuat Kolaborasi Bangun Pasar Karbon Berintegritas Tinggi

Kamis, 13 November 2025 - 13:39 WIB
Wamenhut Rohmat Marzuki melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan Hidup, Pembangunan Berkelanjutan, dan Ekonomi Iklim Baru Republik Demokratik Kongo, Marie Nyange Ndambodi Belem, Brasil, Selasa (11/11/2025). Foto/Dok. SindoNews
BELEM - Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan Hidup, Pembangunan Berkelanjutan, dan Ekonomi Iklim Baru Republik Demokratik Kongo, Marie Nyange Ndambo. Pertemuan digelar di sela-sela rangkaian kegiatan KTT Iklim COP 30 di Belem, Brasil, Selasa (11/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia memuji Republik Demokratik Kongo dalam pengembangan pasar karbon berintegritas tinggi dan pengelolaan hutan tropis secara berkelanjutan. Indonesia mengapresiasi pembentukan Autorité de Régulation des Marchés du Carbone (ARMCA) yang menjadi tonggak penting dalam tata kelola pasar karbon nasional negara tersebut. Baca juga: 10 Negara dengan Hutan Terluas di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?



“Ini merupakan langkah maju yang luar biasa dalam membangun pasar karbon berintegritas tinggi dan memperkuat tata kelola hutan. Indonesia menghargai kepemimpinan DRC di kawasan Basin Kongo,” kata Wamen Rohmat Marzuki.

Lebih lanjut Wamenhut menjelaskan, Indonesia terus memperkuat kebijakan pasar karbon melalui Perpres No 110/2025, yang menempatkan perdagangan karbon sebagai instrumen utama menuju pertumbuhan hijau dan ekonomi rendah karbon. Dalam kerangka tersebut, unit karbon yang dihasilkan dari solusi berbasis alam seperti reboisasi , restorasi mangrove, dan agroforestri dapat diperdagangkan secara domestik maupun internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!