Gelar Pahlawan Nasional Pulihkan Memori Sejarah Bangsa melalui Pendekatan Inklusif
Minggu, 09 November 2025 - 16:21 WIB
Presiden Mahasiswa BEM UIN Alauddin Makassar Muh Zulhamdi Suhafid menekankan pentingnya keteladanan pemimpin bangsa dalam menyikapi tokoh masa lalu termasuk yang pernah berseberangan secara politik terkait pemberian gelar pahlawan nasional. Foto: Ist
MAKASSAR - Pemberian gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden Soeharto kembali memantik perbincangan hangat di ruang publik. Pengalaman kelam personal berisiko menumbuhkan politik dendam yang justru menghambat rekonsiliasi nasional.
“Padahal, Presiden Prabowo Subianto berupaya merawat persatuan dan memulihkan memori sejarah bangsa melalui pendekatan yang lebih inklusif,” ujar Presiden Mahasiswa BEM UIN Alauddin Makassar Muh Zulhamdi Suhafid, Minggu (9/11/2025).
Baca juga: Ternyata Begini Tata Cara Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional
Dia menekankan pentingnya keteladanan dari para pemimpin bangsa dalam menyikapi tokoh-tokoh masa lalu termasuk yang pernah berseberangan secara politik.
“Padahal, Presiden Prabowo Subianto berupaya merawat persatuan dan memulihkan memori sejarah bangsa melalui pendekatan yang lebih inklusif,” ujar Presiden Mahasiswa BEM UIN Alauddin Makassar Muh Zulhamdi Suhafid, Minggu (9/11/2025).
Baca juga: Ternyata Begini Tata Cara Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional
Dia menekankan pentingnya keteladanan dari para pemimpin bangsa dalam menyikapi tokoh-tokoh masa lalu termasuk yang pernah berseberangan secara politik.
Lihat Juga :