Mengenal Film yang Inklusif dan Aksesibel: Nonton Bareng Film Hingga Pelatihan Public Speaking Bagi Siswa Disabilitas Netra

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:45 WIB
Film inklusif dan aksesibel karya Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar ini tidak hanya menjadi konsumsi internal, namun turut ditampilkan melalui kegiatan kolaborasi antara SLBN A Pembina Lebak Bulus, Komunitas Low Vision New Gen dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Al Azhar Indonesia pada 07 Agustus 2025 lalu.

Melalui dukungan internal Prime Public Service Grant (PPSG) Universitas Al Azhar Indonesia, kegiatan ini tidak sekedar menonton film bersama, namun juga memantik semangat siswa disabilitas netra melalaui peningkatan pemahaman tentang bagaimana hak disabilitas atas informasi serta pelatihan public speaking peserta agar dapat bermanfaat untuk berkontribusi sebagai describer dalam produksi film-film yang inklusif dan aksesibel di kemudian hari.

Dalam pembuatan film inklusif sendiri, ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan, antaranya:

1. Ketersediaan Deskripsi Audio sebagai alat bantu disabilitas netra memahami informasi yang tidak ada dalam percakapan film, seperti setting, adegan senyap hingga suara-suara yang tidak terdeskripsi melalui percakapan.

2. Ketersediaan close caption sebagai alat bantu disabilitas rungu untuk memahami informasi suara dan dikonversi bentuk tulisan agar lebih mudah dipahami.

Lebih lanjut, pembuatan deskripsi audio yang dilakukan oleh Universitas Al Azhar Indonesia juga memperhatikan kaidah-kaidah pembuatan deskripsi audio agar keberadaan deskripsi audio ini tidak menggaggu keaslian dari film. Beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!