Kasus Dugaan Mark-up Whoosh, KPK: Sudah Tahap Penyelidikan

Senin, 27 Oktober 2025 - 17:49 WIB
Sebelumnya, mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkap dugaan mark up pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Tak tanggung-tanggung, dugaan mark up yang terjadi mencapai tiga kali lipat.

Mahfud MD menuturkan, proyek Whoosh memakan anggaran USD17 juta per kilometer (km) di China. Sedangkan saat proyek itu dikerjakan di Indonesia, anggarannya membengkak jadi USD52 juta per km.

Baca juga: Pengamat Bongkar Whoosh Sudah Bermasalah secara Keuangan

KPK sempat merespons pernyataan Mahfud tersebut agar yang bersangkutan melapor ke KPK. Namun, Mahfud menolak untuk melapor dan meminta KPK melakukan penyelidikan.

"Agak aneh ini, KPK meminta saya melapor tentang dugaan mark up Whoosh. Di dalam hukum pidana, jika ada informasi tentang dugaan peristiwa pidana mestinya aparat penegak hukum (APH) langsung menyelidiki, bukan minta laporan. Bisa juga memanggil sumber info untuk dimintai keterangan," ujar Mahfud lewat akun X @mohmahfudmd, Sabtu,18 Oktober 2025.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!